Home » » Kemenag Pessel ; Berdayakan MGMP/KKG Madrasah dan PAIS

Kemenag Pessel ; Berdayakan MGMP/KKG Madrasah dan PAIS

Written By yurdinal ma on Senin, 19 Maret 2012 | 18.24


Drs. H. Damri Tanjung, MA   sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Pesisir Selatan secara berkala telah berdayakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) madrasah dan maupun GPAIS di Kab. Pesisir Selatan.  H. Damri Tanjung, berharap kepada pengurus MGMP/KKG yang telah di SK-kan untuk dapat  menyusun program  kerja yang berorientasi  pada inovasi  dan rekayasa pembelajaran. Guru profesional seyogianya mampu menciptakan karya-karya yang inovatif yang  secara implementatif dapat memberdayakan dan mengembangkan kreatifitas siswa secara optimal.  MGMP/KKG  menerapkan prinsip kegitan “dari, oleh, dan untuk guru” , dasar inilah MGMP/KKG merupakan organisasi non-struktural  yang bersifat mandiri, berdasarkan kekeluargaan  dan tidak punya hierarkis  dengan lembaga lain.
Lebih lanjut, H. Damri Tanjung  menugaskan  Suardi Nasution, MA  (Koordinator MGMP Madrasah Aliyah), Hendrizal, MA (Koordinator MGMP Madrasah Tsanawiyah), Cenedi Hakim, S.Pd (Koordinator  KKG Madrasah Ibtidaiyah) dan Drs. M. Zakri, MA (Ketua MGMP PAIS SMA/SMK), Edrianto, M.Pd.I (Ketua MGMP PAIS SMP) dan JASRIL, S. Ag (Ketua KKG PAIS SD) Kabupaten Pesisir Selatan untuk dapat berkoodinasi dengan kepala Seksi Mapendais dalam menyusun dan mengembangkan program MGMP/KKG.
Dalam pengembangan program  MGMP/KKG dilaksanakan dengan tujuan: a) memotivasi guru dalam memberdayakan kompetensi  guru dalam membuat perencanaan, melaksanakan, evaluasi program pembelajaran, b) komitmen kompetensi dan kemahiran guru dalam peningkatan kualitas  pembelajaran, c) koloborasi  pengelaman dalam melakasanakan tugas sehari-hari dan mencarikan solusi alternatif pemecahanya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, d) berbagi informasi  teknis edukatif  yang berkatan dengan kegiatan IPTEK, kegiatan kurikulum, metodologi dan sistem pengujian sesuai dengan mata pelajaran, dan e) saling memberikan informasi dan pengelaman  dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, classroom action research, reperensi dan kegiatan profesional lainnya serta f) mampu menjabarkan  dan merumuskan  agenda reformasi (school reform) khususnya fokus classroom reform, sehingga berproses pada reorientasi pembelajaran yang efektif. *yurdinal*
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas saran dan komentar yang dikirimkan! Wassalam!

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. FOKUS PESISIE. COM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger